Payuni Logo
FAQ

Transaksi

Pertanyaan umum mengenai transaksi pending, duplikat, saldo, PIN, dan pelaporan.

Apa yang harus dilakukan ketika transaksi berstatus pending?

Jangan langsung mengulang transaksi. Cari berdasarkan nomor referensi, tujuan, reseller, dan waktu transaksi. Periksa riwayat perintah serta jawaban supplier.

Tunggu sesuai batas pending operasional merchant. Jika perlu eskalasi, sertakan nomor referensi, produk, waktu, dan status terakhir. Sensor nomor tujuan jika dokumentasi dikirim ke pihak yang tidak berwenang.

Mengapa transaksi ditolak sebagai transaksi sebelumnya atau duplikat?

PayuniX dapat membatasi transaksi dengan produk dan tujuan yang sama dalam rentang waktu tertentu untuk mencegah pembelian ganda. Periksa transaksi sebelumnya dan status akhirnya sebelum mencoba kembali.

Mengapa saldo sudah berubah tetapi status transaksi belum final?

Transaksi dan jawaban supplier dapat diproses melalui beberapa tahap. Periksa detail transaksi, mutasi saldo, perintah, jawaban, dan outbox/notifikasi.

Jangan mengubah saldo secara manual sebelum rekonsiliasi selesai. Eskalasikan dengan nomor referensi dan bukti mutasi yang telah disensor.

Mengapa transaksi gagal setelah PIN salah?

Pastikan PIN transaksi yang digunakan benar. Percobaan PIN salah berulang dapat menyebabkan pembatasan akun. Gunakan proses perubahan/reset PIN yang tersedia atau hubungi administrator merchant.

Jangan mengirim PIN lama maupun PIN baru kepada support.

Informasi apa yang perlu disiapkan ketika melaporkan transaksi?

Siapkan:

  • kode merchant;
  • nomor referensi transaksi;
  • waktu transaksi dan zona waktu;
  • kode produk;
  • status terakhir;
  • supplier yang digunakan;
  • pesan error;
  • screenshot tersensor.

Jangan mengirim PIN, password supplier, token, OTP, atau nomor tujuan lengkap bila tidak diperlukan.

On this page